Selasa, 23 Maret 2010

Riset Ilmiah - Propolis

Seiring dengan tren pemanfaatan propolis, para periset menguji ilmiah lem lebah itu. Dra Mulyati Sarto MSi, peneliti di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, membuktikan bahwa propolis sangat aman dikonsumsi. Dalam uji praklinis, Mulyati membuktikan LD50 propolis mencapai lebih dari 10.000 mg. LD50 adalah lethal dosage alias dosis yang mematikan separuh hewan percobaan.


Jika dikonversi, dosis itu setara 7 ons sekali konsumsi untuk manusia berbobot 70 kg. Faktanya, dosis konsumsi propolis di masyarakat amat rendah, hanya 1 - 2 tetes dalam segelas air minum. Dosis penggunaan lain pun hanya 1 sendok makan dilarutkan dalam 50 ml air.


'Tingkat toksisitas propolis sangat rendah, jika tak boleh dibilang tidak toksik,' kata Mulyati. Bagaimana efek konsumsi dalam jangka panjang? Master Biologi alumnus Universitas Gadjah Mada itu juga menguji toksisitas subkronik. Hasilnya konsumsi propolis dalam jangka panjang tak menimbulkan kerusakan pada darah, organ hati, dan ginjal. Dua uji ilmiah itu - toksisitas akut dan toksisitas subkronik - membuktikan bahan suplemen purba itu sangat aman dikonsumsi.


Propolis
itu pula yang dikonsumsi Evie Sri, kepala Sekolah Dasar Negeri Kertajaya 4 Surabaya, untuk mengatasi kanker payudara stadium IV. Evie akhirnya sembuh dari penyakit mematikan itu. Kesembuhannya selaras dengan riset Prof Dr Mustofa MKes, peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, yang meriset in vitro propolis sebagai antikanker. Sang guru besar menggunakan sel HeLa dan Siha - keduanya sel kanker serviks - serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara).


Selain itu ia juga menguji in vivo pada mencit yang diinduksi 20 mg dimethilbenz(a)anthracene (DMBA), senyawa karsinogenik pemicu sel kanker. Frekuensi pemberian 2 kali sepekan selama 5 minggu. Hasil riset menunjukkan propolis mempunyai efek sitotoksik pada sel kanker. Nilai IC50 pada uji in vitro mencapai 20 - 41 μg/ml. IC50 adalah inhibition consentration alias konsentrasi penghambatan propolis terhadap sel kanker.


Untuk menghambat separuh sel uji coba, hanya perlu 20 - 41 μg/ml. Angka itu setara 0,02 - 0,041 ppm. Bandingkan dengan tokoferol yang paling top sebagai antioksidan. Nilai IC50 tokoferol cuma 4 - 8 ppm. Artinya ntuk menghambat radikal bebas dengan propolis perlu lebih sedikit dosis ketimbang tokoferol. Dengan kata lain nilai antioksidan propolis jauh lebih besar daripada tokoferol.


Pada uji in vivo, propolis berefek antiproliferasi. Proliferasi adalah pertumbuhan sel kanker yang tak terkendali sehingga berhasil membentuk kelompok. Dari kelompok itu muncul sel yang lepas dari induknya dan hidup mandiri dengan 'merantau' ke jaringan lain. Antiproliferasi berarti propolis mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.


'Terjadi penurunan volume dan jumlah nodul kanker pada tikus yang diberi 0,3 ml dan 1,2 ml propolis,' ujar dr Woro Rukmi Pratiwi MKes, SpPD, anggota tim riset. Dalam penelitian itu belum diketahui senyawa aktif dalam propolis yang bersifat antikanker. Namun, menurut dr Ivan Hoesada di Semarang, Jawa Tengah, senyawa yang bersifat antikanker adalah asam caffeat fenetil ester.



Terpadu


Banyak bukti empiris yang menunjukkan penderita-penderita penyakit maut sembuh setelah konsumsi propolis. 'Penyakitnya berat yang dokter spesialis sudah pasrah,' kata dr Ivan. Sekadar menyebut beberapa contoh adalah Siti Latifah yang mengidap stroke, Wiwik Sudarwati (gagal ginja), dan Rohaya (diabetes mellitus). Menurut dr Hafuan Lutfie MBA mekanisme kerja propolis sangat terpadu. Dalam menghadapi sel kanker, misalnya, propolis bersifat antiinflamasi alias antiperadangan dan anastesi atau mengurangi rasa sakit.


Yang lebih penting propolis menstimuli daya tahan tubuh. 'Tubuh diberdayakan agar imunitas bekerja sehingga mampu memerangi penyakit,' kata Lutfie, dokter alumnus Universitas Sriwjaya. Kemampuan propolis meningkatkan daya tahan tubuh disebut imunomodulator. Dr dr Eko Budi Koendhori MKes dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga membuktikan peningkatan kekebalan tubuh tikus yang diberi propolis. Biasanya infeksi Mycobacterium tuberculosis - bakteri penyebab tuberkulosis (TB) - menurunkan kekebalan tubuh dengan indikasi anjloknya interferon gamma dan meningkatkan interleukin 10 dan TGF. Interferon gamma adalah senyawa yang diproduksi oleh sel imun atau sel T yang mengaktifkan sel makrofag untuk membunuh kuman TB. Interleukin dan TGF merupakan senyawa penghambat interferon gamma.


Doktor ahli tuberkulosis itu membuktikan interferon gamma tikus yang diberi cenderung meningkat hingga pekan ke-12. Sebaliknya interleukin 10 justru tak menunjukkan perbedaan bermakna. 'Pemberian propolis pada mencit yang terinfeksi TB mampu mengurangi kerusakan pada paru-paru dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh,' kata dr Eko.

Dengan kelebihan itu pantas bila permintaan propolis cenderung meningkat.

______________________________________________________________

Di sunting dari

http://www.trubus-online.co.id

Jumat, 30 Januari 2009

TEROBOSAN TERBARU DI DUNIA KESEHATAN

Terkena penyakit dan mengalami penuan adalah dua masalah besar bagi tubuh manusia yang ternyata dapat diatasi dengan dua jenis makanan kesehatan yaitu MELIA PROPOLIS dan MELIA BIYANG

A. MELIA PROPOLIS
Propolis berasal dari bahasa Yunani:PRO=Sebelum; POLIS=Kota atau arti secara umumnya adalah Sistem Pertahanan KotaPropolis dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun muda tumbuh-tumbuhan dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dan sekaligus melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.

Kandungan Propolis:
Propolis mengandung protein (16 jenis asam amino bebas) 14 trace mineral terutama zat besi dan seng, Vitamin A, B Kompleks, C, D, E, biotin, bioflavanoid dan zat nutrisi penting lainnya.


Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 69 :
……….dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

KEISTIMEWAAN PROPOLIS:
Sebagai anti virus, anti bakteri, sebagai antioksidan (menetralisir radikal bebas)
Sebagai Nutrisi bergizi tinggi yang diperlukan tubuh manusia

PENYEMBUHAN PROPOLIS:
Batuk, ashma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala, TBC, Demam Berdarah, demam thypoid luka benda tajam, luka bakar (infeksi), patah tulang, penyakit tulang, infeksi kewanitaan, Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur, jerawat, bisul, wasir, ambeien, infeksi kulit, telinga, gigi, mata, kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes, darah tinggi, darah rendah, kolestrol, asam urat, reumatik, hepatitis/liver, gangguan pencernaan, maag, sembelit, radiasi, stress, Parkinson, berbagai alergi.

Cara Mengkonsumsi / Pemakaian Propolis :
Diminum:
Teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (baik bila dicampur dengan madu asli)
Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari
Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari

Penyembuhan luar:
Oleskan Propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit
"Boleh digunakan untuk semua umur dari usia 0 tahun ke atas" ( 100% alami tidak ada efek samping)

B. MELA BIYANG(HGH)
Human Growth Hormon (Hormon Pertumbuhan Manusia) adalah Hormon Protein yang dihasilkan oleh KELENJAR PITUITARY, Hormon Pertumbuhan Manusia akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Pada umur 60 tahun volume hormon pertumbuhan hanya tinggal 25% jika dibandingkan gengan usia 21 tahun.

KANDUNGAN MELIA BIYANG:
Kolostrum (susu awal) Vitamin B Kornplek Assam Amino Kalsium

KEGUNAAN MELIA BIYANG:
sebagai ramuan alami yang berfungsi untuk merangsang Kelenjar Pituitary agar terus memproduksi Hormon pertumbuhan, sehingga terjadi perbaikan system metabolisme tubuh dan regenerasi sel.

Mengkonsumsi Biyang selama enam bulan berturut-turut bisa menunda penuaan selama 20 tahun :
Bulan pertama
Anda akan tidur lebih nyenyak, saat bangun merasa lebih segar, lebih kuat, serta tenaga cepat pulih.
Bulan kedua
Lemak dalam tubuh akan berkurang, pencernaan semakin baik, kegiatan seksualitas lebih baik.
Bulan ketiga
Kemampuan berkonsentrasi lebih baik, masa penyembuhan penyakit lebih cepat, serta rambut lebih mengkilat. Gejala sakit menjelang haid berkurang untuk wanita serta membuat kembali haid (belum waktunya menopause).
Bulan keempat
Regenerasi sel-sel mulai (proses penundaan penuaan) serta metabolisme tubuh meningkat secara keseluruhan.
Bulan kelima
Kulit lebih kencang, padat dan elastis, tekanan darah dan kadar kolestrol menurun, kerut muka dan garis garis halus mulai menghilang
Bulan keenam
Otot lebih padat rambut tumbuh lebih banyak dan peningkatan tenaga secara keseluruhan.

Manfaat MELIA BIYANG (HGH) Terhadap Penyakit:
Meningkatkan daya ingat, menambah stamina fisik dan mental. Meningkatkan kemampuan seksualitas. Mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan imunitas,. darah tinggi dan stroke. Meningkatkan sistem metabolisme, meningkatkan kekuatan tulang, mengembalikan warna rambut dan pertumbuhannya, merangsang fungsi organ-organ tubuh yang vital ; jantung, hati pankreas, ginjal dan otak

Cara Mengkonsumsi Melia Biyang :
Disemprotkan ke bagian bawah lidah digunakan waktu pagi hari sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.
Usia 40 tahun ke bawah; 3 kali semprot, Usia 40 s/d 80 tahun; 4 kali semprot, .usia diatas 60 tahun; lima kali semprot.

Kamis, 29 Januari 2009

Kesaksian

BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA ORANG YANG TELAH MEMBUKTIKAN KUALITAS PRODUK TERSEBUT DALAM MEMBANTU PENYEMBUHAN BERBAGAI PENYAKIT :

---- informasi dari berbagai sumber ------

Kesaksian Bpk. Ustad Tb. Suprani, BA
"Saya kenal propolis dari seorang jemaah. Ketika ibu saya sakit keras, terserang stroke sudah lebih dari lima tahun lbu saya berbaring di tempat tidur. Alhamdulillah setelah saya kasih minum propolis, 5 tetes pagi, 5 tetes siang, 5 tetes sore dan 5 tetas malam hari selama 7 hari. lbu saya sudah bisa berjalan. Kini beliau sehat total setelah menghabiskan 5 botol Propolis"

Kesaksian Bpk. Saamin HS
lbu saya terserang penyakit komplikasi, gula darahnya 240mg/dl ditambah terserang saraf terjepit pada bagian tulang belakangnya sehingga beliau hanya terbaring ditempat tidur. Makan, minum dan pipis beliau lakukan ditempat tidur. Sudah habis jutaan rupiah kami megobatinya ke dokter bahkan sampai alternatif, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh. Alhamdulillah setelah saya kasih minum Propolis 5 ietes pagi, siang dan sore dalam jangka waktu 1 minggu, ibu saya sudah dapat berjalan kembali. Kini setelah menghabiskan 5 botol propolis ibu saya sudah sehat kembali.

Kesaksian Bpk. H.lswandi (Cimanggis Depok)
"Kalau boleh disebut obat ajaib, saya akan berkata propolis lebih dari obat ajaib. Masalahnya jari lengan kanan saya sudah lama tidak bisa dikepalkan, terasa kaku, rasanya sakit sekali jika dipaksa mengepal. Saya sudah dicoba urut sampai 7 dukun urut, tapi hasilnya tetap nihil, kemudian saya periksa ke dokter, hasilnya tetap sama. Namun sungguh ajaib, hanya dengan ditetesi 3 tetes Propolis dan sedikit saya urut, dalam waktu 10 menit jari lengan kanan saya dapat dikepalkan. Subhanallah"

Kesaksian Bpk. Hendra Wijaya
Ketika saya pulang kerja anak saya umur 3 tahun kakinya menempel di knalpot motor saya dan setelah saya teteskan Propolis terus menerus,Alhamdulillah dalam jangka waktu 5 hari sembuh tanpa bekas. Pada Hari Raya ldul Fitri Uwa saya kena penyakit kanker rahim dan akan dioper dari RS Ciawi ke RS Cipto, tapi kemudian saya anjurkan untuk mengkonsumsi Propolis dan Melia Biyang. Subhanallah seminggu kemudian Uwa saya sudah segar kembali dan sudah naikturun tangga.

lbu Ella, Sumedang

Cucu saya yang baru berusia 11 tahun menderita kelainan mata yang cukup serius, sehingga harus memakai kacamata minus 5. Saya beri propolis 1 botol, sesudah minum propolis 3 hari, dari vagina keluar seperti keputihan, tapi cucu saya merasakan penglihatannya semakin jelas.

lbu Eni, Sumedang
Saya menderita pembengkakan kelenjar gondok, saya sudah dioperasi 2x. Tapi sesudah dioperasi yang ke-2 kalinya kelenjar tersebut membesar lagi, sampai akhirnya saya ke dokter lagi. Dokter menyarankan untuk dioperasi ke 3 kalinya dan kata beliau dananya tidak cukup 5 juta. Tapi saya tidak punya uang untuk operasi tersebut. Sampai suatu saat teman saya memberikan Propolis, saya minum dan dioleskan ke kelenjar tersebut. Belum juga habis 1 botol kelenjar tersebut sudah mengecil dan sekarang saya rutin mengkonsumsi propolis dan sekarang benjolan tersebut hampir hilang.

Bpk. Sunarman, 66 th
Saya menderita psioriasis selama kurang lebih 20 tahun. Berbagai macam obat sudah saya coba, tetapi tetap saya tidak pernah sembuh dan akhirnya saya coba untuk mengkonsumsi Melia Propolis '10 tetes pagi, siang dan malam secara rutin setiap hari. Ajaibnya bukan hanya psioriasisnya saja yang sembuh, tetapi penyakit rematik sayapun sembuh. sampai sekarang saya masih mengkonsumsi Melia Propolis & Melia Biyang secara rutin.Alhamdulillah saya sembuh dan tidak jadi dioperasi.

Hilda, 33 th

Saya mempunyai masalah kesehatan yaitu kelenjar FAM. Sudah berkali-kali saya coba pengobatan alternatif tapi tidak sembuh juga dan dokter bilang saya harus dioperasi. Akhirnya teman saya menyarankan untuk mengkonsumsi Melia Propolis Dan Melia Biyang secara rutin.Alhamdulillah saya sembuh dan tidak jadi diopersi.

Vina, 40 th

Anak saya menderita Plek paru-paru dan harus menjalani pengobatan selama enam bulan. Tetapi tidak ada kemajuan dari seorang teman saya diperkenalkan Propolis yang sangat istimewa. Setelah mengkonsumsi 1 kotak propolis'secara rutin flek paru-paru anak saya sembuh dan berat badannya bertambah.

lda, 40 th
lbu saya menderita diabetes bertahun-tahun. Pada awal mengkonsumsi Melia Propolis dan Melia Biyang memang terjadi detoksifikasi yang membuat ibu saya merasa tidak nyaman selama 3 hari. Tetapi setelah itu penyakit diabetes ibu saya berangsur-angsur menurun, malah sudah normal kembali dan sehat. lbu saya tidak pernah lagi mengeluhkan penyakitnya.

D. Wahyu Anggraeni
lbu saya penderita darah tinggi yang menahun. Pada awal saya perkenalkan Melia Propolis. lbu saya berkata bahwa penyakitnya tidak bisa disembuhkan .Tapi siapa sangka setelah ibu saya mengkonsumsi produk tersebut dan atas izin Allah SWT penyakit itupun sembuh. Tekanan daranya sudah stabil. sampai saat ini beliau masih terus mengkonsumsi Melia Propois.

----------- Terima kasih kami sampaikan kepa Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang telah memberikan kesaksian -------------